Minggu, 14 November 2010

Serayu Chinese Food

Dim Sum adalah makanan kecil khas cina yang biasanya disajikan di dalam keranjang atau piring kecil. Dim Sum menjadi salah satu menu andalan di Serayu Chinese Restaurant yang berada di dalam Hotel Quality. Adanya promo dim sum murah kini membuat restauran ini menjadi salah satu tempat favorit untuk nongkrong dan makan bareng. Selain tempat yang sangat cozy, kita pun dapat menikmati Dim Sum dengan harga yang lebih terjangkau.

Ada lebih dari 20 macam menu Dim Sum yang menjadi andalan restauran ini. Ada beberapa Dim Sum goreng maupun Dim Sum kukus. Rasa seafood benar-benar terasa saat kita menikmati Dim Sum yang memiliki rasa dasar gurih. Untuk menyeimbangkan rasa gurih dari aroma seafood, kita juga dapat mencicipi beberapa menu yang memiliki rasa dasar manis, seperti puding atau bak pao. Kita akan merasakan lembutnya puding sejak gigitan pertama. Selain lembut, sirup dan buah leci yang melumuri puding juga menimbulkan sensasi segar.

Hakau, cakwe, siew mai, dan cumi rambutan merupakan menu yang sangat mewakili gurihnya Dim Sum di serayu chinese restaurant. Untuk mengimbangi rasa gurih tersebut, kita bisa menikmati bakpao pandan atau puding buah. Saat memesan minuman, kami sangat kaget melihat daftar menu minuman karena harganya bisa membuat kita terkena kanker (kantong kering :D ). Ternyata, di luar daftar minuman tersebut, kita dapat menikmati chinese tea. Hanya dengan lima ribu rupiah, kita bisa menikmati satu poci chinese tea yang bisa diisi ulang GRATIS!! Setelah memesan, kita harus menahan dulu air liur kita karena sekitar 10 menit kemudian makanan-makanan kecil tersebut baru akan dihidangkan di dalam beberapa keranjang makanan.

Tiga hingga empat porsi Dim Sum biasanya sudah cukup membuat kita kekenyangan. Rata-rata harga satu porsi Dim Sum sekitar Rp 10.000 hingga Rp 15.000an. Namun, kita cukup membayar sekitar Rp 5.000 hingga Rp 7000an karena adanya diskon. Apalagi jika kita memiliki kartu mahasiswa, kita bisa mendapatkan diskon tambahan. Oya, promo diskon Dim Sum ini ternyata diperpanjang sampai waktu yang belum ditentukan lho. So, buat kamu yang hobi kuliner dan ingin menikmati Dim Sum di hotel berbitang dengan harga terjangkau, buruan serbu Serayu Chinese Restaurant di Hotel Quality Yogyakarta. (spektakuliner)

Lihat juga:
Hanamasa
Sour Sally

Burger King Logo

Burger King forms one of the leading food chains all over the world. The Burger King logo made its debut in 1967, and is still nearly what it used to look like before. It started off its base in USA as Insta Burger King by James McLamore and David Edgerton. The Burger King logo has a circular appearance with a little tilt of the fonts, plus coupled with vibrant colors. The logo design comprises of bun halves with the fonts in the middle. The journey of the Burger King logo remained smooth throughout. The early logo was with ochre colors buns with a dull blue swoosh which changed to a bright blue and finally to a dull one again. The final Burger King logo is nearly circular with burgundy fonts.


Design Elements of Burger King Logo:

The Burger King logo illustrates a tempting and bubbly picture of a fast food chain, perfect for the fast food culture among the youth. The lively colors used are catchy enough to attract people.

Shape of the Burger King logo:
Burger King logo comes as a tilted circle with bun halves on either side of the logo and the font emerging in the middle, together with a swirl underlining the complete design. It truly reflects the vibrant nature of the food chain.

Color of the Burger King logo:
The three colors used in the Burger King logo are red, yellow and blue. The beauty of the three primary colors forms an eye-catching motif just enough to attract all age groups to the ever green love for fast food.

Font of the Burger King logo:
The font of the Burger King logo is a simple one though. Red in color, caps-locked coupled by the shape, the logo is very prominent as well as attractive. The font size of the ‘king’ is slightly larger than the ‘burger’, complimenting the design in nearly all ways.

The Burger King logo, apart from being a landmark in the fast food chain recognition, is also one of the few logos that were able to maintain their uniformity to quite an extent with the passage of time. The simple, yet popular design is recognized all over among all age groups and also maintains the quality and reputation of the food chain. (famous logos)


See also :
Sushi
Steak

Kamis, 11 November 2010

Enaknya Soto Bandung

Pernah menikmati Soto Bandung? Jangan katakan tidak pernah. Makanan berkuah campuran daging sapi yang dipotong-potong kecil, irisan lobak, taburan kacang kedelai goreng, dengan kuah bening plus taburan kemangi menjadi salah satu makanan khas Bandung yang menggugah selera.

Kuah bening, itulah salah satu khas yang dimiliki soto Bandung. Ketika soto lain menggunakan santan untuk kuah sotonya, tidak begitu dengan soto Bandung. Pemakaian lobak sebagai salah satu bahan campuran juga tidak akan ditemukan dalam menu soto daerah lainnya.

Jika membaca salah satu bagian dalam buku karya Haryoto Kunto, Wajah Bandung Tempoe Doeloe mengenai kuliner Bandung, makanan yang satu ini adalah bagiannya. Menelusuri jalanan Jl Cibadak, yang berada di sebelah timur alun-alun Kota Bandung, Soto Ojolali berdiri pada tahun 1940-an sebagai salah satu pelestari makanan khas Bandung, soto Bandung. Meski namanya mengambil bahasa Jawa, ojolali (jangan lupa), tak berarti kehilangan rasa "Bandungnya'.

Soto Karta Endi, begitulah nama awalnya. Menurut pengelola Soto Ojolali generasi keempat, Agus Wardana, nama Karta Endi diambil dari nama generasi pertama Soto Ojolali yaitu Karta dan Endi. Entah sejak kapan, atau bagaimana sejarahnya maka nama Soto Ojolali yang melekat. "Ada yang mengatakan bahwa nama itu berasal dari para pelanggan," jelas Agus.

Dijajakan secara berkeliling sekitar Pasirkaliki, Stasiun, Pasar Baru, sampai di Cibadak. Masih di tahun 40-an, Soto Ojolali tak lagi dijajakan dengan berkeliling, tetapi di sebuah tenda kecil yang di tahun-tahun berikutnya berubah menjadi sebuah bangunan rumah makan. Di bangunan rumah makan ini bisa dilihat potret dua orang yang mengawali usaha Soto Ojolali yaitu Karta dan Endi.

Kini, Soto Ojolali sudah tersebar di tujuh lokasi di Kota Bandung. Dengan pusat masih di Jl Cibadak No 79, para penggemar soto Bandung bisa menemukan Soto Ojolali di Bandung Trade Center, Jl Dr Djunjunan, Jl raya Rancaekek, Kopo Square, Metro Trade Center, Yogya Kepatihan dan Yogya BIP.

Satu porsi Soto Ojolali bisa didapatkan dengan harga Rp 16 ribu. Jika ingin setengah porsi hanya bisa didapatkan di pusat Soto Ojolali yaitu Jl Cibadak dengan harga Rp 11.500. Di Jl Cibadak, Soto Ojolali sudah mulai buka dari pkl 06.00 WIB. Tempat inilah yang paling ramai dikunjungi penggemar Soto Ojolali sepanjang harinya.

Berbicara mengenai soto Bandung, tak hanya kenikmatan rasa, dari sisi kesehatan pun komposisi soto Bandung memiliki banyak kandungan gizi. Lobak misalnya, tanaman yang berasal dari negeri tirai bambu ini mengandung banyak zat bermanfaat misalnya flavonoid dan polifenol yang dikenal sebagai antioksidan. Juga mengandung vitamin A, B1, B2, niasin, kalsium, fosfor, zat besi dan asam oksalat dan lain-lain. Manfaatnya, untuk perut kembung, disentri, sembelit, batuk, mengatasi influenza, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, TBC paru-paru dan asma, lobak bisa mencegah kanker, batu ginjal haluskan kulit dan lain-lain.

Begitu juga dengan kedelai, jenis kacang-kacangan yang satu ini tak asing lagi. Kedelai yang kaya akan protein menurut penelitian ilmiah bisa mencegah timbulnya kanker payudara jika dikonsumsi sedari dini.

Mungkin tak hanya soto Bandung yang memiliki campuran lobak dan kedelai, tapi Soto Ojolali sepertinya tetap layak untuk dikatakan sebagai sajian kuliner Bandung yang tak terlupakan. Ojolali yo..!(ema/ern - detikbandung)

Lihat juga :
Sour Sally
Burger King

Bakteri dalam Sushi

Porphyran, hadiah polisakarida di dinding sel alga merah yang digunakan terutama dalam penyusunan Sushi, diuraikan secara khusus oleh porphyranase disebut enzim. Kegiatan ini enzimatik baru telah diidentifikasi dalam bakteri laut dan, mengejutkan, dalam bakteri yang mengisi usus orang Jepang. Para ilmuwan dari CNRS dan UPMC telah menjelaskan penemuan ini dengan transfer gen antara bakteri, yang memungkinkan mikrobiota usus orang Jepang untuk mendapatkan semua "mesin" yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi ganggang yang mengelilingi sushi.

Tanpa flora usus, manusia tidak dapat memecah polisakarida dalam makanan mereka, yang merupakan salah satu sumber utama energi untuk otak. Memang, bakteri usus mengandung enzim yang dikenal untuk "break down" polisakarida, polimer yang terdiri dari karbohidrat. Mereka sangat penting karena genom manusia tidak diberkahi dengan enzim tersebut.

Dua penelitian tim bekerja di Biologique Station di Roscoff (CNRS / UPMC) telah bekerja pada porphyranase, sebuah enzim yang memecah polisakarida tapi yang benar aktivitas yang sebelumnya tak terduga. Tim-tim ini telah demikian menemukan bahwa porphyranase memecah molekul yang sangat spesifik: porphyran, dan bukan substrat lain, karena sebelumnya sudah dipikirkan. Porphyran adalah polisakarida, salah satu komponen dalam dinding alga laut berwarna merah yang disebut Porphyra. ganggang ini digunakan untuk mempersiapkan sushi Jepang. Menurut dokumen sejarah, alga ini telah dikonsumsi banyak generasi oleh Jepang. Dari budaya yang cukup penting di Jepang, kadang-kadang menjabat sebagai hadiah atau untuk membayar pajak tertentu.

Para peneliti kemudian menunjukkan proses pengenalan antara enzim (porphyranase) dan substrat nya (porphyran). Mereka dengan demikian dapat mengidentifikasi "tanda tangan" dari urutan yang terlibat dalam pengakuan ini (situs khusus tentang enzim yang mengikat reagen). Seperti yang diharapkan, kegiatan ini novel enzimatik terdeteksi pada bakteri laut. penyelidikan lebih lanjut memimpin para ilmuwan membandingkan data genom mengenai mikrobiota usus 13 orang Jepang dan Amerika Utara 18. Mereka menemukan bahwa porphyranase demikian juga hadir dalam mikrobiota usus dari Jepang (tetapi tidak dalam bahwa dari Amerika Utara).

Para ilmuwan menduga bahwa kehadiran enzim ini dalam mikrobiota usus orang Jepang secara langsung terkait dengan kebiasaan diet mereka. Sebagai konsumen utama Porphyra selama beberapa abad, Jepang telah demikian telah melakukan kontak dengan bakteri laut yang mengandung porphyranases melalui diet mereka. Mirjam Czjzek dan timnya menganggap bahwa transfer gen dari bakteri laut untuk bakteri usus harus telah memungkinkan mikrobiota dari Jepang untuk menerima "mesin" yang dibutuhkan untuk memecah polisakarida alga Porphyra. Temuan ini menunjukkan bahwa makanan yang berhubungan dengan bakteri laut dapat merupakan sarana bagi mikrobiota usus manusia untuk memperoleh enzim baru, yang mungkin, antara faktor-faktor lain, menjelaskan keragaman mereka. (Harian ilmu)

Lihat juga:
Steak
Burger King

Panduan Makan Dim Sum

Dim Sum restoran di Hong Kong sibuk, keras dan bergerak di seratus mil per jam - itulah yang membuat mereka besar - tapi keributan dan berisik juga bisa menakutkan bagi timer pertama. Ini cara memesan Dim Sum panduan akan memandu Anda melalui aturan dan kebiasaan Dim Sum pemesanan, dari navigasi proses pemesanan ke tempat tidak menempatkan sumpit Anda.

1. Bawa teman
Dim Sum pada dasarnya adalah sebuah pengalaman kelompok, dengan pilihan hidangan yang dipesan dan berbagi sekeliling meja. Banyak tabel di Hong Kong restoran Dim Sum akan duduk atas delapan orang, mereka bahkan putar untuk memudahkan akses ke grub, dan duduk di sana dengan kesepian Anda bisa sedikit menakutkan.

2. Tackle Maitre'd yang
Hong Kong adalah kota memaksa dan jika Anda ingin mendapatkan meja, Anda harus menjadi seperti memaksa sebagai penduduk setempat. Sementara beberapa restoran Dim Sum tetap bebas-untuk-semua ketika datang ke tempat duduk, mayoritas mempekerjakan maitre'd depan rumah yang bertanggung jawab atas tempat duduk dan antrian. Stick dekat dengan maitre'd dan mencari orang yang meninggalkan untuk mengamankan meja. Berlawanan dengan cerita rakyat setempat, adalah mungkin untuk membuat reservasi di restoran Dim Sum banyak.

3. Menu yang mengartikan
Mungkin bagian yang paling ditakuti dari pengalaman Dim Sum, menu di Hong Kong restoran Dim Sum bisa menjadi suatu tantangan. Kereta tradisional yang digunakan harus berbalik membawa pilihan Dim Sum telah pensiun pada sebagian besar restoran, bukannya Anda perlu untuk mencentang apa yang Anda inginkan pada kartu menu yang disediakan. Biasanya ada, namun tidak selalu, versi bahasa Inggris. Jika tidak ada, Anda terbaik adalah untuk memberitahu pelayan sayuran dan daging Anda ingin makan dan dia akan melakukan sisanya. Carilah makanan Hong Kong kejutan seperti kaki ayam.

4. Lebih Teh Harap
Teh melati yang Anda terima di awal makan Anda bebas. Jika Anda ingin teh lagi selama makan Anda, biarkan bagian atas dari teko dan Anda akan melampaui up secara otomatis.

5. Jangan Dapatkan Sumpit Anda dalam sebuah Twist
Ingatlah bahwa hanya komunal sumpit yang diberikan harus digunakan untuk menyajikan makanan atau nasi dari mangkuk ke piring Anda. Anda tidak harus menggunakan sumpit Anda sendiri untuk melayani diri sendiri dari mangkuk komunal. (Rory Boland, AboutGuide.com - gohongkong.about.com)

Lihat juga:
Ice cream
Sate

Rabu, 10 November 2010

Let's Eat Soto Banjar

A plate Soto Banjar with a sense of privilege, which would destabilize the tongue, you can enjoy the food stalls in Jalan Pos Soto Banjar WR Supratman, Makassar. What is different with other banjo Soto. Presentation and taste, which certainly influenced the mix of spices-seasonings.

Normally Soto anything, like chicken or Soto Banjar Soto, just added a piece of fruit or a boiled egg. But in Soto Banjar Post, one serving Sotonya there are two eggs. The other one boiled egg, and the other half-cooked fried eggs.

In addition, savory broth taste different because you did not add to the spice cardamom. Though this is a mixture of cardamom spice in the Soto originally from the town of Banjarmasin, South Kalimantan. Cardamom is also a mixture of herbs to make herbal medicine.

Gravy just add garlic, onion, ginger, pepper, lemongrass and nutmeg mashed. Ardiansyah said, the owner of the shop, taste and variety of menu Soto banjo in his stall is indeed adapted to the tongue of Makassar. "I think if mixed cardamom many people here who do not like. Then we also received input Soto is more delicious when added to soft-boiled eggs, "he said.

Not only that, the chicken is mixed into the Soto also suit the tastes of the citizens anging Mammiri, namely a sense of chicken meat is more dense. Also eggs chicken eggs. In addition to variation before, others have a mixture of fried potatoes cut round shape rather large so it feels lebuh contain. Then there is the rice cake and glass noodles. Soto did not forget sprinkled with fried onions and parsley.

Taste a savory sauce more stable with the addition of a little salt, soy sauce, stir-fry sauce, and a piece of lemon. Pas for lunch menu.

Warung Soto Banjar Eat This post is already very popular in this city. "Where-where if people nyari Soto Banjar definitely here," said Ardiansyah.

No wonder, on Tuesday (21 / 9) afternoon, the shop that fit about 40 people it looks full. In fact, one mother ordered seven servings Soto banjo. Another visitor, Syamsul Marlin, who had tasted the flavor Soto banjo here feel very satisfied with the taste. "It was delicious. It was unique. Because there are soft-boiled eggs in it, "he said.

Warung Soto Banjar Post has been there since 1969. This is a hereditary business of Ardiansyah grandfather named Syahran Bai, who then come to Makassar to wander. Initially, Soto Banjar made with the original flavor. But he eventually adjust to the taste of citizens of Makassar. This shop has become subscription each circle. In fact, Ardiansyah said various officials also often eat at his place, like Mr. Governor, Mayor, and Chief State Attorney of Makassar.

Unique flavor is very strong with a very delicious fried eggs eaten at one with the gravy. Ardiansyah said, many customers who order a special portion, namely with the addition of fried eggs two to four pieces, including the officials of this. "It seems they feel refreshed after having portions with plenty of soft-boiled eggs. Because that's nutritious add energy. So right now eaten more tired, "said Ardiansyah.

Menimati Soto Makassar banjo with a sense of loss is not a price that is presented. Because a portion will actually make you satisfied. For one serving with two eggs, the price is Rp 22 thousand. But if you added the eggs again, plus the price is Rp 2,500 for each fruit eggs. (Sukmawati - Tempo Interactive)

See also:
Sour Sally
Steak

Restaurant Hanamasa in Depok

Seeing so many Japanese Restaurant, Hanamasa Restaurants present in Depok. Gradually the International Restaurant brings self-service concept.

Although derived from the Interior of the Sun, but management combines the taste of Japan with the tongue of Indonesia. Because accuracy in reading the market, it is not wrong if the restaurant is growing and has 22 outlets spread across major cities in Indonesia.

In this restaurant, you can choose the main menu, namely syabu-syabu or yakiniku. Yakiniku is a baked food consisting of seafood, chicken, beef, various chicken and beef sausages, and others. While syabu-syabu is food that I cook it with boiled ranging from fresh vegetables, beef, chicken, and seafood.

"All food was prepared Higeinis choice," said Anita, Manager of Promotions Hanamasa Margo City Depok.
If you want to taste the yakiniku, first select a variety of beef, chicken, seafood, and processed foods that have been presented in the show case. After that, coat grill with special miyak and ask the waiter lit the stove with a normal fire.

Before baking, add meat or seafood in sauce niku Tare (sesame sauce), then bake until done. Once cooked, dip the meat and seafood in a sauce soup Tare (without sesame sauce) and ready to eat with rice.

If you want menyicipi syabu-syabu, pililah menu of fresh vegetables, seafood, beef, chicken, mushroom, and others. How to cook it, ask the waiter to turn on the stove and boil the various menus that have been selected. Once cooked, dip into the sauce to add a distinctive Japanese flavor.

"All the materials used for the locale, but the taste still presented the international class," he said.

Anita adds, Hanamasa Margo City is doing by giving a free promo viking steak each main menu is selected. As for pricing options, to mature enough money mengelurkan Rp79.500, while the kids set Rp63.500.

"With that range, guests can taste all the food menu as much in the feel of elegance that feels, combined high flavor dish menu make this restaurant crowded visitors," he concluded.

Well, if you want to come to the Hanamasa, you can visit the 1st floor Margo City No. 80-10 on the opening hours every day from 11:00 to 22:00 pm. So, are you waiting for? (Pasha Ernowo / / NSA - okefood)

See also:
Dim Sum